Utama

Demplot BP2LHK Palembang Di Sepucuk: Potret Keberhasilan Tupoksi BLI KLHK

Jumat, 18 Ags 2017 | 62 Dibaca

Demplot BP2LHK Palembang Di Sepucuk: Potret Keberhasilan Tupoksi BLI KLHK

Kayu Agung- OKI (BP2LHK Palembang, 18/07/2017). Banyak hasil penelitian dan inovasi penelitian yang sudah BLI KLHK lakukan untuk kesejahteraan masyarakat, namun sayangnya jarang menuai publikasi yang memadai. Seperti contohnya Kebun Plasma Nutfah dan Demonstrasi Plot Restorasi Hutan Rawa Gambut Bekas Kebakaran yang dikelola BP2LHK Palembang. “Sebelum kebakaran besar tahun 1997, tahun 1995, Balai kita sudah memulai riset tentang rehabilitasi gambut bekas tebangan”, tegas Ir. Tabroni, M.Si, Kepala BP2LHK Palembang sewaktu menjelaskan hasil penelitian BP2LHK Palembang di kegiatan Press Tour Sekretariat BLI KLHK (Selasa, 15/08/2017) di Kebun Plasma Nutfah dan Demonstrasi Plot Restorasi Hutan Rawa Gambut Bekas Kebakaran, Kelurahan Kedaton, Kecamatan KayuAgung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Beliau juga menjelaskan bahwa seiring dengan fenomena kebakaran berulang yang terjadi di Sumsel,  BP2LHK Palembang berinovasi dengan berbagai teknik silvikultur sehingga membuat areal yang sangat tidak ideal untuk ditanami menjadi lahan yang mampu mengkoleksi 25 jenis tanaman asli gambut, sehingga terpilih menjadi field visit nya kegiatan The First Asia Bonn Challenge High Level Roundtable Meeting. “Ini membuktikan peneliti BLI KLHK bekerja dengan sangat baik, walaupun banyak hambatannya”, timpal Sekretaris BLI KLHK, Dr. Ir. Sylvana Ratina.

Di kesempatan tersebut, Ketua Tim penelitian lahan gambut BP2LHK Palembang, Ir. Bastoni, M.Si menjelaskan penelitian yang dilakukannya merupakan satu proses penelitian yang panjang, hingga Tim nya mampu mensintesis hasil penelitian mereka menjadi 5 asas dan 4 siasat restorasi gambut, yang harapannya dapat digunakan untuk mendukung program restorasi gambut nasional. Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa penelitian di demplot ini memiliki tema yang cukup lengkap dimana terdapat gambut yang sudah rusak, gambut yang masih baik dan gambut yang sudah mendapat perlakuan “Apapun kondisi lahannya, akan kita pilihkan jenis tanaman yang adatif terhadapnya, jangan sebaliknya”, tuturnya.

Selain mengunjungi demplot tersebut, Press Tour ini juga melaksanakan audiensi dengan Gubernur Sumatera Selatan, H. Alex Noerdin. Hadir di kesempatan ini Kepala BLI KLHK, Dr. Henry Bastaman. Di audiensi ini, Kepala BLI KLHK menyampaikan bahwa tujuan press tour ini adalah untuk meng-ekxpose hasil-hasil penelitian BLI yang dapat menjawab permasalahan di masyarakat sehingga masyarakat bisa mendapat informasi berimbang mengenai keberhasilan penelitian baik yang dilakukan pusat maupun daerah. Beliau juga menyambut baik usul Staf Khusus Bidang Lingkungan, Najib Asmani untuk menjadikan Demplot tersebut sebagai “Pusat Research Gambut” di Sumatera Selatan. Senada yang diucapkan Kepala BLI, Gubernur Sumsel yang dikenal dengan sebutan “the haze governor” juga antusias akan wacana Desa Sepucuk dijadikan model percontohan restorasi gambut. “Jangan takut dengan dana, walaupun PAD Sumsel kecil, kita banyak kerjasama dengan perusahaan-perusahaan besar”, ujarnya. (***FA).

Isi Komentar Anda

  • Email tidak akan ditampilkan
  • Komentar akan di Validasi terlebih dahulu oleh Admin sebelum ditampilkan

0 Komentar