Utama

Buah Makasar (Brucea javanica (L.) Merr.), Perdu Seribu Manfaat

Selasa, 6 Nov 2018 | 38 Dibaca

Buah Makasar (Brucea javanica (L.) Merr.), Perdu Seribu Manfaat

Palembang (BP2LHK Palembang, 06/11/2018)_Buah makasar (Brucea javanica (L.) Merr.) merupakan salah satu tanaman yang mempunyai khasiat obat yang tersebar luas di Sri Langka, India, Indonesia, Cina Selatan, Taiwan, Thailand, Malaysia dan Australia Utara. Di Indonesia tanaman ini memiliki banyak sebutan yang berbeda – beda di setiap daerah, yaitu di Lampung disebut berul, di Medan lebih dikenal malur, orang sunda menyebutnya walot, orang Jawa menyebutnya kwalot, bom makasar, orang Ambon menyebut nagas, dan di Makassar menyebutnya dengan tambara marica. Tanaman yang juga dikenal dengan amber merica ini tumbuh sebagai semak belukar atau tanaman pagar.

Menurut Ir. Asmaliyah, M.Si., peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Palembang, Tanaman ini hasil uji fitokimia menunjukkan dalam buah amber merica ini terbukti dapat mencegah dan atau mengobati penyakit degeneratif metabolik. Kandungan yang dimiliki oleh buah makasar antara lain senyawa aktif flavonoid, tannin, saponin, steroid alkaloid, terpenoid dan quassinoid dan tannin.

“Senyawa yang terkandung dalam amber merica ini secara empiris dapat mencegah dan mengobati penyakit degeneratif metabolik diantaranya quassinoid yang berperan sebagai antikanker dan antitumor, tannin berperan sebagai antidiabetes dan antioksidan, kandungan aktif flavonoid dan alkaloid berpotensi sebagai penurun tekanan darah” jelas Asmaliyah

Sumber lain menyebutkan bahwa amber merica dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus, akarnya digunakan untuk pengobatan malaria, keracunan makanan, dan demam. Daunnya digunakan untuk mengatasi sakit pinggang.

“Di Indonesia, buah makasar telah digunakan dalam pengobatan tradisonal, diantaranya masyarakat suku Lampung Pesisir di Desa Sukaraja, Kecamatan Ulu Krui, Kabupaten Pesisir Barat yang memanfaatkannya untuk pengobatan diabetes, sedangkan masyarakat di kalimantan menggunakan biji buah makasar ini untuk meringankan masalah pencernaan pada perut sedangkan buahnya digunakan untuk menghentikan pendarahan pada usus” jelas Asmaliyah

Tidak hanya di Indonesia, buah makasar ini juga digunakan sebagai obat di beberapa negara, diantaranya India, Asia Tenggara, dan Australia Bagian Utara. Masyarakat lokalnya juga menggunakan bijinya untuk pengobatan diabetes dan berbagai penyakit lainnya.

Tumbuhan ini dapat dibudidayakan melalui perbanyakan generatif dengan biji. Buah makasar umumnya tumbuh di tempat terbuka seperti hutan sekunder ringan dan semak, pinggir hutan dan bahkan di tempat panas di tanah berpasir dan tanah kapur. Juga tumbuh di tempat yang beriklim basah maupun kering, muson dan lembab, hingga 1-500 mdpl. (Soe**)

Isi Komentar Anda

  • Email tidak akan ditampilkan
  • Komentar akan di Validasi terlebih dahulu oleh Admin sebelum ditampilkan

0 Komentar