Utama

Bangun Jejaring Kerja di Konferensi IUFRO-INAFOR 2017

Kamis, 27 Jul 2017 | 56 Dibaca

Bangun Jejaring Kerja di Konferensi IUFRO-INAFOR 2017

Yogyakarta (BP2LHK Palembang, 27/07/2017). Konferensi internasional IUFRO-INAFOR 2017 resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Kepala BLI KLHK Dr. Henry Bastaman. Konferensi yang dilaksanakan di Hotel Alana Yogyakarta ini (Senin, 23/07/2017), dihadiri oleh sekitar 600 peserta baik nasional maupun internasional, diantaranya dari Australia, Vietnam, Laos Bangladesh, Finlandia dan Nigeria. Peserta konferensi terdiri dari pemangku kebijakan, peneliti, akademisi, dan pelaku usaha. Dengan mengambil tema “Promoting Sustainable Resources from Plantation for Economic Growth and Community Benefits”, konferensi ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan strategis dan dapat mengimplementasikan IPTEK pengelolaan hutan tanaman agar memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya Sekretaris BLI KLHK menyampaikan bahwa konferensi ini merupakan upaya untuk  mengumpulkan pihak-pihak yang terkait agar dapat berdiskusi, bertukar pikiran dan membangun jejaring kerja yang kuat. Sementara itu, Kepala BLI KLHK, yang menyampaikan pidato pembukaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mengatakan bahwa untuk mencapai tujuan dari Konferensi ini, beberapa langkah implementasi harus dilakukan antara lain mengawasi penyalahgunaaan fungsi hutan tanaman dan meningkatkan manajemen berkelanjutan untuk mendukung pembangunan nasional, meningkatkan pembangunan ekonomi lokal, kepemimpinan daerah, dan dukungan dari pemerintah.

Di kesempatan ini juga, ditandatangani beberapa Nota Kesepahaman antara BLI KLHK dengan berbagai pihak antara lain Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, Universitas Gadjah Maja, Universitas Mulawarman dan Universitas Muhamadiyah Palangkaraya.

BP2LHK Palembang turut berkontribusi di Konferensi ini dengan mengirimkan 23 orang penelitinya. Di acara ini, satu orang peneliti BP2LHK Palembang, Nur Arifatul Ulya akan mempresentasikan karya tulisnya dengan judul Valuation of ecosystem good and services derived from plantation forest in peat swamp area: the case of South Sumatra Province, sedangkan 6 orang peneliti lainnya akan mempresentasikan makalah poster, yaitu :

  1. Agus Kurniawan: Effect of Xystrocera globosa Olivier, attack on the growth of kayu bawang (Azadirachta excels Jack)
  2. Mamat Rahmat : Peatland management through partnership model to reduce smoke haze pollution in South Sumatra.
  3. Ari Nurlia : The trading of cultivated agarwood in Sumatra: problem and solution dan Partnership model in Suban Jeriji Forest Research, South Sumatra Province.
  4. Sri Lestari : Strategies for empowering the local people to participate in tree planting : case of KPHP Meranti, South Sumatra Province 
  5. Edwin Martin : Cultural identity trees as sustainable farm forestry development base
  6. Etik Erna Wati Hadi : Utilization of plant the source of traditional medicine by Malays communities in Lubuk Bedorong Village, Sarolangun, Jambi.

Selain seminar, konferensi internasional ini juga diisi dengan kegiatan pameran hasil penelitian UPT BLI KLHK seluruh Indonesia. BP2LHK Palembang turut memamerkan hasil-hasil penelitiannya yaitu penelitian minyak kayu putih, penelitian rotan jernang, kegiatan restorasi di lahan gambut, tidak lupa juga mendiseminasikan beberapa publikasi ilmiah lainnya.  

INAFOR (International Conference of Indonesian Forestry Researchers) merupakan forum peneliti baik nasional maupun internasional dibidang kehutanan untuk saling berbagi hasil riset dan membangun jejaring kerja antar peneliti. Setiap 2 tahun sekali, forum ini mengadakan pertemuan ilmiah. Di tahun ke 4 penyelenggaraannya, INAFOR menggandeng IUFRO (International Union of Forest Research Organization) untuk menyelenggarakan konferensi bersama-sama. Konferensi ini akan berlangsung selama 5 hari dari tanggal 23 sampai dengan 27 Juli 2017. (***FA).

Isi Komentar Anda

  • Email tidak akan ditampilkan
  • Komentar akan di Validasi terlebih dahulu oleh Admin sebelum ditampilkan

0 Komentar