Reportase

Membekali PNS memasuki BUP, BP2LHK Palembang Sosialisasi Layanan Ketaspenan

Kamis, 29 Mar 2018 | 84 Dibaca

Membekali PNS memasuki BUP, BP2LHK Palembang Sosialisasi Layanan Ketaspenan

BP2LHK Palembang (Palembang, 28/03/2018)_Dalam rangka meningkatkan pengetahuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tentang kepensiunan, Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Palembang bekerja sama dengan PT. Bank Mandiri Taspen (Mantap) mengadakan kegiatan sosialisasi layanan ketaspenan dan perbankan bagi PNS yang telah mendekati batas usai pensiun (BUP), kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Tembesu, BP2LHK Palembang pada Rabu (28/3) ini diikuti oleh 42 orang peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Unit Pelaksana Teknis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan lingkup Provinsi Sumatera Selatan.

Saat membuka acara Kepala Sub Bagian Tata Usaha mewakili Kepala BP2LHK selaku Kordinator wilayah Unit Pelaksana Teknis lingkup KLHK Provinsi Sumsel Hendra Sanjaya, S.Hut menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT. Taspen dan Bank Mantap atas pelaksanaan sosialisasi ini karena hal tersebut penting dilaksanakan untuk mentransfer informasi kepada para PNS yang mencapai BUP sebagai bekal sehingga memudahkan pengurusan administrasi persiapan pensiun.

“Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor  11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil disebutkan bahwa BUP untuk pemangku jabatan administrasi, fungsional madya, fungsional pertama dan fungsional keterampilan adalah 58 tahun, untuk pimpinan tinggi dan fungsional madya adalah 60 tahun. Bagi pemangku jabatan fungsional ahli utama lebih lama lagi BUP nya, yakni 65 tahun” Kata Hendra.

Hadir sebagai narasumber Ir. Syamsuri Sekarjaya, MM mantan kepala PT. Taspen Cabang Lampung yang sekarang menjabat sebagai Project Manager Bank Mantap Cabang Palembang. Dalam paparannya, Syamsuri menyampaikan tiga point penting tentang ketaspenan yaitu hak dan kewajiban sebagai ASN, hak dan kewajiban pensiunan ASN dan bagaimana cara mendapatkan hak sebagai pensiunan ASN.

“Isu yang menyebutkan bahwa pembayaran dana pensiun akan dibayarkan sekaligus itu sama sekali tidak benar. Tidak ada dasarnya, oleh karena itu pembayaran dana pensiun tetap dilakukan per bulan” kata Syamsuri

Lebih lanjut, Syamsuri mengatakan bahwa produk taspen terdiri dari beberapa program, yakni dalam Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 1981 ada program tabungan hari tua (dwiguna dan asuransi kematian) dan program pensiun. Sedangkan dalam peraturan pemerintah nomor 70 tahun 2015 dan Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 2017 ada program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM).

Dalam menjalankan tugasnya PNS yang masih aktif bekerja dapat mengalami berbagai kejadian. Berdasarkan pada aturan yang telah disebutkan sebelumnya, jika PNS meninggal dunia maka hak yang diberikan berupa asuransi dwiguna, asuransi kematian, jaminan kematian dan pensiunan janda/duda mulai  bulan ke-5. Sedangkan PNS yang mengalami kecelakaan kerja, akan diberikan biaya perawatan, santunan dan tunjangan cacat. PNS yang diberhentikan tanpa hak pensiun berhak atas nilai tunai dan pengembalian iuran, serta PNS yang diberhentikan dengan hak pensiun akan mendapatkan asuransi dwiguna dan pensiun bulanan.  Kejadian istri/suami atau anak meninggal dunia, maka PNS yang bersangkutan berhak mendapatkan asuransi kematian, untuk besaran yang diterima yaitu satu setengah kali gaji pokok ditambah tunjangan istri/suami/anak.

Pensiunan PNS jika meninggal dunia, maka hak yang diperoleh adalah uang duka wafat, asuransi kematian dan pensiunan janda/duda mulai bulan ke-5. Jika istri/suami atau anak pensiunan PNS meninggal dunia, maka akan diberikan hak berupa asuransi kematian.

“Selain mengetahui hak, PNS juga harus mengetahui kewajiban yaitu membayar iuran dan menyampaikan otentikasi dan perubahan data” tegas Syamsuri

Menutup acara, Hendra Sanjaya menyampaikan harapannya bahwa dengan kegiatan ini PNS yang sudah masuk BUP dapat mempersiapkan diri dalam menjalankan masa purna tugas melalui kegiatan yang produktif. (SOE)

Isi Komentar Anda

  • Email tidak akan ditampilkan
  • Komentar akan di Validasi terlebih dahulu oleh Admin sebelum ditampilkan

0 Komentar