Regional

KLHK Adili Ratusan Koorporasi Nakal

Selasa, 9 Okt 2018 | 11 Dibaca

KLHK Adili Ratusan Koorporasi Nakal

Jakarta_Penegakan hukum terhadap pelaku penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diintensifkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, penegakan hukum yang dilakukan telah berhasil menurunkan frekuensi kejadian karhutla sebesar 95% sejak tahun 2015, dimana sejak tahun tersebut terdapat 518 koorporasi telah dikenakan sanksi administratif berupa paksaan pemerintah, pembekuan sampai dengan pencabutan izin. Disamping itu sudah ada 519 kasus pidana yang diproses dan dibawa ke pengadilan.

Sampai saat ini, pemerintah telah memenangkan gugatan ganti rugi dan biaya pemulihan lingkungan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrach van gewijsde) sebesarr Rp. 17,9 triliun. Untuk kasus karhutla, terdapat 171 koorporas dikenakan sanksi administratif dan  11 koorporasi digugat secara perdata.  5 diantaranya sudah memiliki kekuatan hukum dengan nilai pertanggung jawaban koorporasi senilai Rp. 1,4 triliun, 12 kasus lainnya diproses pidana oleh penyidik KLHK.

Sumber: Sumatera Expres, Selasa (9/10) Hal 2

Isi Komentar Anda

  • Email tidak akan ditampilkan
  • Komentar akan di Validasi terlebih dahulu oleh Admin sebelum ditampilkan

0 Komentar