Regional

Ekskavator Rusak Buat Kurang Tidur

Selasa, 20 Feb 2018 | 3

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang, Faizal AR mengatakan rusaknya alat pengeruk sampah atau ekskavator di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan, mengakibatkan 103 truk hanya mampu mengangkut sampah sekali dalam sehari, padahal dalam sehari, padahal sebelumnya bisa berkali-kali. Untuk mengatasinya, pihaknya sudah mengelontorkan 200 juta untuk menyewa di pihak swasta. DLHK juuga telah menganggarkan pembelian ekskavator baru tahun ini juga. Proses pembelian melalui Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) dengan dana estimasi satu unit Rp. 1.7 miliar. Tahun depan, tak hanya penambahan anggota dan peralatan yang ingin diwujudkan, tetapi…

Pengelolaan Sampah Harus Terpadu dan Kreatif

Senin, 19 Feb 2018 | 5

Bupati OKU Drs H Kuryana Azis meminta pengelolaan sampah dilakukan secara terpadu dan keaktifan seluruh pengelolaan unit bank sampah. Beliau mengapresiasi RSUD Ibnu Sutowo Baturaja yang sudah membuat laporan setoran sampah di bank sampah. Keberadaan bank sampah dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk mengurangi volume sampah. Menurutnya, akan lebih baik jika ada timbangan untuk mobil sampah, sehingga bisa diketahui berapa banyak sampah yang diangkut. Sumber: Tribun Sumsel, Senin 19 Februari 2018, hal. 17.

Sampah Depan Kantor Menggunung

Sabtu, 17 Feb 2018 | 3

Tumpukan sampah yang tidak terangkut di kawasan Jalan Bukit Lebar Kecamatan Prabumulih Timur di depan Gedung Kieur Dinas Perhubungan menebarkan aroma yang menyengat. Dampaknya warga di sekitar lokasi sampah yang menggunung hampir 20 meter di pinggiran jalan tersebut, merasa tidak nyaman. Beberapa warga mengakui bahwa lokasi teersebut sudah sering menjadi tempat pembuangan sampah sementara bagi warga di beberapa kelurahan sekitar. Banyak warga yang membuang sampah dengan melempar dari motor ketika berangkat kerja. Warga berharap masalah sampah di kawasan ini dapat ditangani dengan baik, sehingga tidak menggangu kenyamanan. Sumber: Sriwijaya Post,…

Kelola Lanskap Pembangunan Hijau

Sabtu, 17 Feb 2018 | 3

Provinsi Sumsel akan menerapkan pengelolaan lahan berbasis lanskap untuk mewujudkan pembangunan hijau. Secara bertahap, rencananya akan dilakukan penataan kembali hutan-hutan konservasi, termasuk jika ada masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut. Sumsel adalah provinsi pertama yang melakukan pengelolaan lahan berbasis lanskap di Indonesia. Dan kelola sendang adalah program pertama yang menerapkan pengelolaan berbasis lanskap tersebut. Untuk mendukung pengelolaan berrbasis lanskap pembangunan hijau, dibentuklah forum Dangku-Meranti, yang mencakup dua kawasan, yaitu kawasan konservasi dan kawasan hutan produksi. Forum ini dharapkan dapat menjembatani berbagai pihak kepentingan, mencari solusi bersama sehingga tujuan pelestarian hutan,…

Kembangkan Bank Sampah

Kamis, 15 Feb 2018 | 1

Mengatasi penumpukan sampah, Desa Sukaharjo (SP2), Kecamatan Kikim Timur, Lahat, membentuk bank sampah. Usaha yang dinamakan Sumber Rejeki itu dikelola pemerintah desa bekerja sama dengan karang taruna. Sumber pendanaannya berasal dari BUMNDes. Dinas Lingkungan Hidup Lahat telah melakukan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bank sampah dan pembuatan kompos. Tujuannya untuk menumbuhkembangkan peran serta aktif masyarakat dalam pengurangan sampah rumah tangga dan menciptakan lingkungan desa bersih bebas sampah. Sumber: Sumatera Ekpres, Kamis, 15 Februari 2018, hal. 7

Pasar Tanjungraja Dikepung Sampah

Kamis, 15 Feb 2018 | 1

Kawasan Pasar Inpres Tanjungraja, Kecamatan Tanjungraja, Kabupaten Ogan Ilir kini dipenuhi sampah yang dibiarkan menggunung hingga menebarkan bau yang tidak sedap. Tumpukan sampah ini juga berpotensi mencemari sungai disekitanya. Sejumlah anggota Komisi II DPRD Ogan Ilir, Dinas PU Perkim, Kepala UPTD, Babin Kamtibmas, Polsek Tanjungraja, perwakilan Camat dan Sat Pol PP dan beberapa lainnya turun ke lapangan dan menyesalkan kurang cepat tanggapnya instansi yang tekait dengan keluhan masyarakat selama ini. Dewan mendesak Dinas PU Perkim dan Kepala Pasar untuk segera mengatasi sampah yang telah menumpuk dan diperkirakan sudah mencapai 250…

Perburuan Dipicu Harga Jual

Kamis, 8 Feb 2018 | 0

Tingginya permintaan pasar memicu maraknya kasus perburuan dan perdagangan terhadap hewan yang dilindungi. Diinginkan hidup-hidup untuk dipelihara, tidak sedikit yang dibunuh dan diawetkan, menjadi trend gaya hidup kelas atas. Ketua Satgas Konservasi Sumber Daya Hayati Lintas Negara Kejagung RI, Ricardo Sitinnjak, S.H mengatakan setiap tahun negara dirugikan triliunan rupiah dari aksi perburuan tersebut. Kepala BKSDA Provinsi Sumsel, Genman Hasibuan di acara pemusnahan 89 hewan offset di halaman kantor BKSDA Provinsi Sumsel mengatakn offset satwa yang dihancurkan ini merupakan sitaan pihaknya selama tahun 2016-2017 dan serahan masyarakat. Offset an ini mencakup…

Asian Games Jangan Terganggu Kabut Asap

Kamis, 8 Feb 2018 | 0

Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games XVIII yang digelar di Jakarta dan di Palembang, 18 Agustus - 2 September nanti, jangan terganggu asap akibat karhutla. Menurutnya, asapa dan karhutla akan membuat nama baik Indonesia menjadi jelek, dan juga akan menggangu penerbangan dan pelaksanaan event tersebut. Kepala Negara berpesan kepada peserta rapat koordinasi yang terdiri dari Gubernur, bupati/walikota, Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim, Kapolres dari daerah rawan karhutla untuk melakukan deteksi dini dan pencegahan yang diperlukan serta selalu sigap melakukan pemadaman di kala masih kebakaran skala kecil.…

CURAH HUJAN TINGGI ANCAM 26 WILAYAH

Rabu, 7 Feb 2018 | 10

Cuaca ekstrem, hujan lebat disertai angin kencang maupun kilat dan petir masih akan terjadi di beberapa wilayah indonesia khususnya Sumatera Selatan. (Plt) Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah melalui Humas Ansori menerangkan bahwa potensi bencana di wlayah Sumsel disesuaikan topografi daerahnya. “Bagian Timur didominasi dataran tinggi seperti Pagaralam, Empat Lawang, Muara Enim, OKU Selatan dan Lahat merupakan daerah rawan longsor, itu terjadi setelah hujan lebat. Sedangkan bagian Barat seperti Banyuasin, MUBA, Ogan Ilir dan Palembang yang topografinya lebih rendah merupakan daerah rawan banjir. Dua bencana ini tidak bisa diprediksi, karena sewaktu-waktu bisa…

1.000 Ton Sampah Jadi Abu

Rabu, 7 Feb 2018 | 0

Alat pembakar sampah, incenerator sebentar lagi tiba di Palembang. Alat tersebut bisa membakar hingga 1.000 ton sampah menjadi abu, yang nantinya akan disulap menjadi sumber energii listrik yang dijual ke PLN. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang, Faizal, mengatakan dengan diterapkannya inovasi ini, Palembang akan menjadi kota pertama di Indonesia yang melakukan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah, dimana Palembang masuk dalam peraturan presiden no 18 tahun 2016. Incinerator ini bisa mengurangi volume sampah hingga 95-96 persen, tergantung komposisi dan derajat recovery sampah. Walikota Palembang, Harnojoyo, merinci kemampuan incinerator…