Regional

Tindakan Nyata Selamatkan Bumi

Senin, 1 Apr 2019 | 14

Palembang_ Wyndham Opi Hotel Palembang memperingati Earth Hour. Peringatan tersebut ditandai dengan memadamkan lampu selama 1 jam.  Marketing Communication Wyndham Opi Hotel Palembang, Prayudi Tama mengatakan kondisi bumi saat ini sudah semakin rapuh, karenanya, perlu tindakan nyata bersama dan serentak untuk bisa menyelamatkan bumi tercinta. Oleh Sebab itu, pada tahun ini pihaknya ikut melibatkan diri dalam program penyelamatan bumi dengan ikut serta dalam kegiatan Earth Hour 2019. Berlokasi di Lotus Lounge, para tamu undangan dan tamu yang menginap dapat menyaksikan prosesi pemadaman listrik serentak dan penyalaan lilin sebanyak 1000 buah…

Minim SDM Pengelola SDA

Senin, 1 Apr 2019 | 8

Muratara_ memiliki potensi sumber daya alam (SDA) melimpah menjadi ciri khas bagi Muratara. Namun keberadaan potensi SDA itu dirasa tidak imbang. Muratara sangat minim sumber daya manusia (SDM) berkualitas untuk mengelola SDA. Anggota DPRD Muratara I Wayan Kocap menuturkan saat ini ketersediaan SDM lokal untuk memanfaatkan potensi SDA sangat terbatas. Pemerintah masih mengandalkan investor dari luar untuk memanfaatkan potensi ini. Menurutnya wilayah Muratara memiliki beragam potensi alam mulai dari batu bara, gas dan minyak bumi, emas, perak, dan produksi tambang lainnya. Akan tetapi, kekayaan ini tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan…

Warga Ramai-ramai Tangkap Ikan di Sungai Ogan Baturaja

Senin, 25 Mar 2019 | 15

TRIBUNSUMSEL.COM,BATURAJA-Pemandangan berbeda terlihat di Sungai Ogan Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Warga terlihat berbondong-bondong mencari Ikan di aliran Sungai Ogan, Selasa (19/3/2019). Pemandangan ini diakui warga jarang terjadi. Air Sungai Ogan yang mulai surut serta warna air kecoklatan dipercaya warga bisa mendapatkan ikan dengan jumlah banyak. Menggunakan alat khusus yang disebut warga sekitar pesap atau jaring, warga menyusuri aliran sungai dengan berendam hingga beberapa meter. Warga mengaku hasil yang didapat lumayan cukup banyak, ikan yang didapat pun bervariasi seperti ikan seluang, hejam, lampam dan lainnya. "Momen ini saat air sungai masih keruh"ucap…

Sengketa Lahan BKSDA dan Warga, Delapan Gajah di Merapi Lahat Dievakuasi Pakai Truk

Senin, 25 Mar 2019 | 17

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT- Sengketa lahan antara Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) II Lahat, dengan warga Desa Padang Baru, Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat, berimbas pada kehidupan gajah di sana. Delapan gajah yang selama ini berada di pusat pelatihan gajah BKSDA Wilayah II Lahat terpaksa di evakuasi. Gajah gajah ini diungsikan agar lebih aman dan terjamin keselamatanya apalagi hingga kini sengketa saling klaim kepemilikan lahan belum kunjung selesai. Kepala Seksi BKSDA wilayah II Lahat, Martialis Puspito KM SHut M.Si membenarkan adanya delapan gajah yang dievakuasi dari pusat pelatihan gajah yang terletak…

Punya Sampah Plastik Jual di iGo Green, Sekilo Dibanderol Rp 8.000

Kamis, 28 Feb 2019 | 41

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Masalah sampah kerap kali menjadi permasalahan tersendiri bagi kehidupan masyarakat. Namun lainnya hal bagi aplikasi iGo Green Palembang, di sana sampah plastik bernilai ekonomis karena bisa di daur ulang kembali agar lebih bermanfaat. Funder & CEO iGo Green, Hendri Wahyu Kurniawan mengatakan sampah sudah menjadi sebuah permasalahan bersama, bahkan berdasarkan data di tahun 2016, Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia dengan produksi mencapai 3,22 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, hanya 8 persen sampah yang berhasil didaur ulang, sementara sisanya ditimbun, dikubur, dan…

Satu Bulan tak Hujan

Kamis, 28 Feb 2019 | 30

Palembang, Musim kemarau tahun ini di wilayah Sumsel di prediksi berlangsung April-Oktober 2019. Jangka waktunya bakal lebih lama dari tahun-tahun sebelumnya, wilayah Sumsel bakal satu bulan tak diguyur hujan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Iriansyah mengatakan, berdasarkan dari data yang diperoleh dari Badan Meteorologi , Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim kemarau di Sumsel akan berlangsung bulan April. BMKG memperkirakan pada awal April, tingkat curah hujan akan turun. Sedangkan awal musim kemarau diperkirakan pada pekan terakhir Mei sampai pertengahan Juni. Bahkan saat puncak kemarau di bulan Agustus,September dan Oktober,…

Waspada, Karhutla Mulai Mengancam Sumatera

Jumat, 22 Feb 2019 | 23

Bencana kebakaran hutan  dan lagan (karhutla) masih mengintai di sejumlah daerah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut dalah satu provinsi yang sudah memasuki tahapan musin kemarau ialah di Riau. Saat ini Riau memasuki musim kemarau tahap pertama hingga pertengahan Maret. Selanjutnya musim kemarau tahap kedua selama Juni hingga Oktober. Setiap musim kemarau ini, ancaman kebakaran hutan dan lahan meningkat. Meskipun musim kemarau tahap pertama, intensitas ancaman kebakaran hutan dan lahan tidak sebesar pada musim kemarau tahan kedua, namun jika tidak diantisipasi dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan meluas,” ungkap Kepala…

67 Persahaan di Sum-Sel Komitmen cegah Karhutla

Jumat, 22 Feb 2019 | 21

Gabungan Pengusaha Sawit Indonesia (Gapki) Sumsel komitmen cegah Karhutla, hal ini diungkap ketua Harry Hartanto dalam seminar kesiapan Gapki menghadapi Karhutla tahun 2019.    Menurutnya semua perusahaan sudah melengkapi sarana&prasarana  pemadam kebakaran dan sudah mengadakan pelatihan-pelatihan dan membentuk regu-regu pemadam Karhutla.   Pihaknya memastikan bahwa semua anggota Gapki tunduk pada Peraturan Pemerintah dan mendukung Zero asap. Pada tahun 2018, di OKI hanya satu perusahaan yang lahannya terbakar itupun berupa lahan kosong. Sesama anggota Gapki diwajibkan saling mengingatkan untuk menjaga area perkebunan masing-masing dan mensosialisasikan ke masyarakat disekitar perkebunan agar tidak…

Madu Alam di Muratara

Jumat, 22 Feb 2019 | 19

Kekayaan alam memang sangat menonjol di Muratara dengan kondisi hutan alam yang masih cukup baik sehingga tidak sedikit masyarakat yang menggantungkan hidupnya dengan alam sekitarnya. Sebagai contoh produksi madu alam. Muhayat (25), Salah satu kelompok masyarakat di Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit yang pekerjaannya berburu madu liar alam (sialang). Madu alam liar itu seperti berlian di tengah hutan, selain bermanfaat untuk kesehatan juga bernilai ekonomis tinggi,” katanya.             Perburuan madu liar dilakukan berkelompok. Madu ini biasanya banyak ditemukan disekitar aliran sungai atau di atas pohon besar di tengah hutan yang…

Sungai Jernih Meluap, Jalan Penghubung Tenggelam di Kecamatan BTS Ulu ke Suka Karya Musirawas

Senin, 18 Feb 2019 | 16

MUSIRAWAS-Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir mengakibatkan Sungai Jernih di Kabupaten Musi Rawas (Mura) meluap, Jumat (15/2/2019). Luapan sungai membuat jalan lintas penghubung Kecamatan BTS Ulu menuju Kecamatan Suka Karya tenggelam. Banjir juga menenggelamkan jembatan di Sungai Jernih Kelurahan Bangun Jaya Kecamatan BTS Ulu. Air Sungai Jenih juga meluap hingga ke pemukiman warga hingga mencapai 120 centimeter. Saat ini, jalan lintas Bangun Jaya di Kecamatan BTS Ulu tak bisa dilalui kendaraan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mura, Faisol menjelaskan, banjir terjadi hanya karena luapan saluran yang tidak lancar karena tersumbatnya gorong-gorong.…