Regional

Air Terjun Pagaralam Kekeringan

Rabu, 10 Okt 2018 | 8

Kemarau yaang terjadi di Pagar Alam berdampak pada sejumlah objek wisata air terjun. Tidak ada lagi air terjun karena sumber air yang berasal dari gunung mengalami kekeringan. Kekeringan ini disebabkan oleh sejumlah aliran sungai di wilayah Pagar  Alam debitnya menyusut. Air terjn yang mengalami kekeringan diantaranya yaitu objek wisata Air Terjun Cughup, Pemandian Puteri di Kawasan Talang Camai Kecamatan Pagaralam Utara. Keringnya air terjun ini sering terjadi, namun baru tahun ini keringnya cukup cepa. Pasalnya baru beberapa pekan tidak turun hujan, sehingga air sungai disekitarnya mulai menyusun. Sumber: Sriwijaya Post,…

KLHK Adili Ratusan Koorporasi Nakal

Selasa, 9 Okt 2018 | 12

Jakarta_Penegakan hukum terhadap pelaku penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diintensifkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, penegakan hukum yang dilakukan telah berhasil menurunkan frekuensi kejadian karhutla sebesar 95% sejak tahun 2015, dimana sejak tahun tersebut terdapat 518 koorporasi telah dikenakan sanksi administratif berupa paksaan pemerintah, pembekuan sampai dengan pencabutan izin. Disamping itu sudah ada 519 kasus pidana yang diproses dan dibawa ke pengadilan. Sampai saat ini, pemerintah telah memenangkan gugatan ganti rugi dan biaya pemulihan lingkungan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrach van gewijsde) sebesarr Rp.…

Tampung Sampah Plastik, Daur Ulang Ban Bekas

Kamis, 4 Okt 2018 | 8

Desa Loa Duri Ilir di Kecamatan Loa Janan, Kab. Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur berhasil menjadi desa yang mandiri melalui inovasi mengubah sampah menjadi barang-barang yang berguna dan memiliki nilai jual. Seluruh masyarakat berperan aktif dalam mengelola bank sampah. Setiap pembuatan surat yang berhubungan dengan RT dan RW cukup memberikan kompensasi dengan memberikan sampah plastik. Di posyandu sampah plastik bisa ditukar dengan vitamin tambahan gratis. Sampah semisal ban bekas diubah menjadi pot bunga dengan harga jual sekitar 30rb s.d 200 rb. Ada juga yang dibuat lukisan batik dan dijual dengan harga…

Enam Heli Operasi Lagi. Halimun Naikkan ISPU Titik hotspot yang masih tinggi dan sulitnya pemadaman

Kamis, 4 Okt 2018 | 13

Titik hotspot yang masih tinggi dan sulitnya pemadaman karhutla, menyebabkan BNPB mengoperasionalkan kembali helikopter water boombing. Sejak 28 September lalu, pantauan dan pemadaman udara jadi sulit dilakukan sehingga hotspot hanya bisa dipantau melalui citra satelit dan pengecekan langsung oleh tim darat. Titik api justru semakin meningkat, hasil pantauan citra satelit menunjukkan sampai dengan Selasa (2/10) terdapat sejumlah 69 titik, dan terbanyak terdapat di Kabupaten OKI sejumlah 41 titik. Sementara Rabu (3/10) jumlah hotspot meningkat lagi menjadi 77 titik dan titik tertinggi masih berada di Kabupaten OKI sebanyak 31 titik. Terkait…

Air Sungai Hitam dan Berbau

Rabu, 3 Okt 2018 | 5

Restorasi Sungai Sekanak sudah hampir selesai,  namun sayangnya air sungai masih menghitam dan berbau. Kondisi Sungai Sekanak selama ini mengalami pendangkalan akibat kondisi alam dan berbagai faktor lainnya. Lebih lanjut menurut Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, untuk membuat kondisi sungai kembali normal, pemkot perlu melakukan pengerukan tanah sehingga fungsi /normalisasi Sungai Sekanak dapat dilaksanakan. Selain itu pula, Pemkot Palembang akan membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) komunal. Rencananya juga Pemkot Palembang akan menjadikan Sungai Sekanak sebagai tempat wisata air kota palembang. Sumber: Sriwijaya Post, Rabu (3/10/2018) hal. 14

Rumah Limas Ganggu Sensor Udara, Minta Segera Dipindahkan

Jumat, 14 Sep 2018 | 8

Pembangunan taman dan rumah limas yang berada di Taman Kota Simpang Lima Kampus  bertujuan untuk mempercantik kota Palembang. Meski baru selesai dibangun namun keberadaan Rumah Limas di Jalan Radial Palembag mengganggu kinerja sensor pendeteksi kualitas udara atau Air Quality Monitoring System (AQMS). Sensor ini sangat penting sebagai pematau kualitas udara, terlebih terlebih Sumsel menjadi kawasan rawan karhutla. sumber: Sriwijaya Post, Jumat, 14/9/2018 hal 14

Tiga Heli Kepung Api di Tulung Selapan

Jumat, 14 Sep 2018 | 12

Helikopter MI-18Mtv-1 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemadaman dari udara (water booming) di Pulau Beruang, Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Kamis (13/9). BPBD Provinsi Sumatera Selatan masih berupaya melakukan pemadaman kebakaran yang terjadi sejak Rabu (12/9) dengan menurunkan satu helikopter Kamov, satu helikopter MI-172 dan satu helikopter MI-8Mtv-1. Sumber: Sriwijaya Post, Jumat (14/9) hal 1

Dua Bulan Berjibaku Dengan Api 200 Pasukan Kostrad Ditarik Ke Jakarta

Kamis, 13 Sep 2018 | 15

Palembang, Sripo – Sebanyak 200 personil TNI AD perkuatan Mabes TNI dari jajaran Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad yang tergabung dalam Satgas Karhutla yang bertugas di wilayah Sumsel resmi ditarik kembali ke Jakarta. Penarikan Satgas ini, berdasarkan ST Pangdam II/Swj No B/1855/IX/2018 tanggal 6 September 2018, tentang Pengembalian Satgas Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad BKO Korem 044/Gapo Kodam II Sriwijaya dalam rangka Operasi Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumsel. Selama kurang lebih dua bulan Satgas Karhutla Brigif Mekanis Raider 6/2/Kostrad telah berjibaku dan bersinergi dengan Sub Satgas Darat Kodam II Sriwijaya…

Area Terbakar Disegel KLHK

Kamis, 30 Ags 2018 | 39

Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (KLHK) Menyegel areal terbakar milik 5 perusahaan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK Rasio Ridho Sani mengungkapkan, penyegelan di lakukan pada Sabtu (25/8) dan MInggu (26/8). Area lahan yang terbakar merupakan perkebunan milik 5 perusahaan yakni PT> SUM<PT.PLD,PT AAN,PT APL dan PT RJP Pria yang akrab disapa Roy ini mengungkapkan bahwa Menteri LHK Siti Nurbaya langusung memonitor penanganan terhadap karhutla yang terbakar sebulan terakhir. “Beliau (menteri LHK,Red) memerintahkan kami turun langsung ke lokasi. Pemerintah sangat serius menangani kasus kebakaran…

Papua Belajar Cara Kelola Gambut

Jumat, 10 Ags 2018 | 46

Keberhasilan pengelolahan lahan gambut Plasma Nutfah di kawasan Sepucuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. Termasuk Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Papua, yang kemudian melakukan studi banding ke Kabupaten OKI, Kamis (9/8). Kedatangan rombongan TRGD Papua yang diketuai Iwan Triono S. Hut., M.Si. ini didampingi Tim Balai Litbang LHK Palembang. Selain mendapatkan materi pengelolaan lahan gambut, rombongan ini juga mengunjungi lahan Plasma Nutfah dan lahan budidaya Nanas, serta tanaman sayar mayur yang merupakan binaan Balai Litbang LHK Palembang. Kabid…