Regional

Sungai Jernih Meluap, Jalan Penghubung Tenggelam di Kecamatan BTS Ulu ke Suka Karya Musirawas

Senin, 18 Feb 2019 | 0

MUSIRAWAS-Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir mengakibatkan Sungai Jernih di Kabupaten Musi Rawas (Mura) meluap, Jumat (15/2/2019). Luapan sungai membuat jalan lintas penghubung Kecamatan BTS Ulu menuju Kecamatan Suka Karya tenggelam. Banjir juga menenggelamkan jembatan di Sungai Jernih Kelurahan Bangun Jaya Kecamatan BTS Ulu. Air Sungai Jenih juga meluap hingga ke pemukiman warga hingga mencapai 120 centimeter. Saat ini, jalan lintas Bangun Jaya di Kecamatan BTS Ulu tak bisa dilalui kendaraan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mura, Faisol menjelaskan, banjir terjadi hanya karena luapan saluran yang tidak lancar karena tersumbatnya gorong-gorong.…

Sungai Kelingi Meluap dan Membuat Banjir, Warga Mulai Ungsikan Barang Elektronik

Senin, 18 Feb 2019 | 0

  MUSIRAWAS - Tingginya intensitas hujan sepekan terakhir membuat Sungai Kelingi yang membelah Kelurahan Muara Kelingi, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura) meluap. Akibatnya Ratusan rumah warga di RT 1, 2 dan 3 atau berada di bantaran Sungai Kelingi terendam banjir. Banjir musiman yang terjadi setiap tahun ini ketinggiannya bervariasi mulai dari selutut orang dewasa hingga sebatas pinggang orang dewasa. Bahkan ketinggian air di rumah warga yang berada di bantaran sungai mencapai satu meter lebih. Akses warga pun lumpuh total, untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari untuk berbelanja ke warung, warga…

Harimau Berkeliaran di Kebun Karet

Senin, 11 Feb 2019 | 4

SUMSEL_ Tak hanya di wilayah OKU, kini harimau pun meresahkan warga banyuasin. Sejak sebulan terakhir, hewan buas ini muncul di Desa Pelajau, Kecamatan Banyuasin III. Warga sering melihat penampakan harimau di perkebunan karet. Harimau yang terlihat tidak hanya 1, tetapi 3 ekor harimau. Kemunculan hewan yang dilindungi ini telah etrjadi sejak sebulan terakhir. Untungnya jarak antara harimau dan warga yang melihat cukup jauh sehingga tak terjadi hal yang tak diinginkan. Saat mendengar suara harimau, warga langsung kabur. Permasalahan ini sudah dilaporkan ke Manggala Agni dan instansi terkait. Sebelumnya, harimau juga…

Kurangi Sampah, Setop AMDK

Senin, 11 Feb 2019 | 5

Lubuklinggau_ Ketua Tim Penggerak PKK Lubuk Linggau, Hj. Yetti Oktariana mengajak pengurus PKK mengurangi sampah dengan meminta sejumah kegiatan PKK untuk tidak lagi menggunakan air minum dalam kemasan (AMDK). Nantinya, panitia kegiatan diminta untuk menggantinya dengan air minum galon. Lebih lanjut, secara bertahap  nantinya seluruh pengurus PKK dan anggota Dharma Wanita akan diajak untuk mengolah sampah berdasarkan jenisnya. Paling mudah mengolah sampah organik menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik seperti gelas mineral plastik membutuhkan waktu hingga 100 tahun untuk penguraiannya sehigga dibutuhkan pengolahan lebih lanjut. Sumber: Sumatera Selatan Express, Rabu (06/02/2019)…

Tak Ada Aktivitas Harimau

Senin, 11 Feb 2019 | 6

Baturaja_ Survei Balai Konservasi Sumber  Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Sumatera Selatan untuk meneliti indikasi harimau di kawasan sekitar Dusun 6,Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, dihentikan. Hasil pengecekan, tak ditemukan harimau berkeliaran di kawasan tersebut. Kepala KPH Konservasi, Herman Kanali mengatakan dari empat kamera trap yang dipasang semuanya nihil. Tak ditemukan aktivitas harimau. Hingga kini belum bisa dipastikan apakah yang dilihat warga melintas dekat perkebunan merupakan harimau atau satwa lain. Jika memang harimau, kemungkinan sudah masuk ke dalam hutan lokasi habitat aslinya. Sebelumnya, Ketua RT2, Syahril Nazuan membenarkan ada…

Dahan Usia 100 Tahun ini Tumbang

Kamis, 10 Jan 2019 | 20

LAHAT – Dahan pohon besar berumur hampir 100 tahun roboh, sekitar pukul 06.15 WIB, Senin (7/1). Pohon Mahoni tersebut berada di pinggir Jl Mayor Ruslan I, depan Bawaslu Lahat. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Lantaran lalu lintas jalan masih sepi saat kejadian. Namun lalu lintas jalan sempat terganggu. Aparat Polres Lahat dan Koramil Lahat, Subdenpom, Petugas Kecamatan, Kelurahan, BPBD Lahat, DLH serta warga sekitar, Lahat bahu membahu membersihkan dahan serta ranting serta daun yang berserakan di jalan dan trotoar jalan akibat pohon tumbang. Kasat Lantas Polres Lahat AKP…

Rumput Menyatu dengan Sungai

Rabu, 9 Jan 2019 | 19

Palembang, SRIPO_ kondisi Sungai Musi serta anak sungainya masih dipenuhi rumput liar, seperti ilalang, eceng gondok serta batangan kayu dan sampah. Kondisi ini membuatnya terlihat kotor. Pantauan SRIPO, aliran anak sungai musi Jl. KH Azhari tepatnya di Sungai Raso Kelurahan 11 Ulu Kecamatan SU II Palembang dipadati dengan rerumputan liar. Padahal kondisi air sedang pasang. Semula air di Sungai ini biasa dijadikan anak-anak mandi dan belajar berenang, sekarang rumputnya menyatu dengan tanah sehingga airnya tidak lagi mengalir. Selain itu, kondisi ini menyebabkan banyak hewan melata bermunculan sehingga membahayakan masyarakat. Pemandangan…

Minim Armada Sampah

Jumat, 4 Jan 2019 | 30

Muratara_Penanganan sampah di wilayah Muratara dinilai kurang maksimal. Sejumlah warga masih membuang sampah di tepi Jalinsum ketimbang ke tempat pembuangan sampah sementara. Sampah-sampah ini menumpuk hingga berminggu-minggu. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLH-P) mengatakan pada 2019 pihaknya akan memperluas jarak pengolahan sampah. Saat ini, hanya dilakukan seputaran wilayah wilayah Muratara. Diakui saat ini pemerintah masih kekurangan armada. DLH-P hanya mempunyai 2 dump truck dan3 kendaraan motor pengangkut sampah. Tapi di tahun 2019 semua akan ditingkatkan baik armada maupun radius pengelolaan sampah. Sumber: Sumatera Express, (4/1/2019), halaman 17

Tiga Jam Bersihkan 4 Ton Sampah

Jumat, 4 Jan 2019 | 24

Kayu Agung_ Sampah Desa Menang Raya Kecamatan Pedamaran banyak terbuang di tempat liar. Untuk itulah dilakukan kerja bakti membersihkan sampah. Alhasil dalam 3 jam, 4 ton sampah berhasil dibersihkan. Dalam kegiatan ini diturunkan Babinsa yang dibantu oleh masyarakat serta anggota Polsek Pedamaran. Sebagian besar sampah berupa plastik dan langsung dibuang ke TPA Teluk Gelam. Sumber: Sumatera Express, (4/1/2019), hal 16

Sampah Berkurang 40 Persen

Kamis, 3 Jan 2019 | 21

Acara tahun baru memang selalu menyisakan sampah di titik-titik keramaian Kota Palembang. Namun, arahan Walikota Palembang yang meminta masyarakat tidak terlalu larut dalam euforia dan hura hura memberi dampak positif. Terbukti, jumlah sampah usai sambut tahun baru berkurang. Demikian diungkapkan Kepala Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang yang memimpin langsung pembersihan Kota Palembang di Benteng Kuto Besak (BKB), Selasa (1/1). Dia mengatakan tahun lalu bisa mencapai 20-25 ton, sekarang hanya 10-15 ton. Hal ini menunjukkan  selisih sekitar 40%. Titik yang menjadi pusat pembersihan adalah sekitaran Jalan Merdeka, Jenderal Sudirman, Masjid…